Tentang Saya
I’m Indonesian and like to be Indonesianist without to be chauvinistic because I respect to humanism, pluralism and universalism. I believe in God and I always try for living on a prayer, and dedicating my life for others…
Arti Sebuah Nama
Saya Agustri, pembubuhan Darma Rumi setelah nama asli saya, bukan karena ada kaitan dengan tokoh fiksi Angling Dharma ataupun sang filsuf Jalaludin Rumi, walaupun yang terakhir ini, saya dhemen menyantap sajak-sajaknya. Nama tambahan tersebut merupakan gabungan nama orang tua saya, dan memang ini juga merupakan persembahan dan penghormatan saya kepada kedua mahluk Tuhan di muka bumi yang paling besar jasanya dalam menelorkan saya, sehingga dapat menikmati karunia terbesar Tuhan yaitu : Hidup.
Saya sangat paham bahwa orang tua saya bukanlah kalangan aristokrat yang berusaha mendesakkan namanya untuk garis keturunannya, jelas mereka sangat ingin anak-anaknya menjadi dirinya sendiri dan bukan orang tuanya. Namun sebagai seorang anak yang ingin secepatnya membalas jasa2 orangtuanya tanpa persembahan materi (yang belum mencukupi), akhirnya itulah yang baru saya bisa beri.
Untuk teman2 sebenarnya akan lebih akrab kalau pangggil nick name saya : Gus Thengil, itulah panggilan teman2 sejak SMP hingga kuliah. Kalau mau tahu sejarahnya mungkin sohib saya “Hadi Saptoko”, temen SMP yang bisa menjelaskannya secara lebih pas. Saya ngga nyangka nama ini saya emban sejak di SMP 1 Wates Yogyakarta terus berlanjut ke SMA 1 Wates dan kebawa juga sampai saya pindah di SMA 4 Semarang hingga di Universitas Diponegoro. Ini semua berkat jaringan seluruh teman2ku dan sangat alami, tanpa aku rekayasa.
Sejujurnya, saya pengen punya nama panggilan yang keren atau berwibawa jadi punya nilai jual gitu, tapi koq malah dapetnya Si “Thengil”. Tadinya saya nggak tahu apa artinya, tetapi setelah tanya sana sini, ternyata kurang lebih adalah “orang sok usil”, Ueleek temeen jenengku. Tapi mo gimana lagi, harapan tidak mesti jadi kenyataan, dan kata2 bijak menyebutkan bahwa “terimalah kenyataan walau pahit”, dan lagi pendapat orang lain adalah persepsi pasar yang harus diterima sebagai sebuah kenyataan (salah satu teori persepsi konsumen).
Yach itulah sekelumit cerita muasal namaku yang terus berevolusi (kata Mas Darwin).
Gambaran Diri
Kelahiran Semarang namun masih tulen berdarah Madura, mungkin anak saya nanti yang akan menjadi Indo alias Blasteran karena istriku orang Jawa kelahiran Jakarta, heheeh……(kirain kawin sama bule, kalo bgitu sich tetep aja “Indo Kampret” ech Indonesia.
Btw, paling bangga kalau dianggap sebagai orang Indonesia saja karena saya sangat cinta republik ini….sampe mati!!! Karena pengalaman hidup dan interaksinya dengan sesama mahluk dari mulai SD hingga bekerja sekarang ini telah menjadikan saya sebagai sosok yang pluralis, terbuka, ilmiah, kritis en nasionalis juga tentunya.
Walaupun pendidikan terakhir adalah Master di bidang Ekonomi Manajemen tetapi terus terang saat ini saya sudah “enegh” dengan kajian-kajian Ekonomi Makro maupun Mikro apalagi dihadapkan dengan mandegnya perubahan ekonomi di Indonesia walau pakar ekonominya seabrek. Pusiiiiing……! Saya akhirnya lebih plong dengan wirausaha sebagai jalan menuju perbaikan kesejahteraan.
Bidang minat saya adalah matematika, filsafat dan bahasa. Menurut saya ketiga ilmu tersebut adalah sumber mata air keilmuan sebagai alat atau dasar pengetahuan untuk menjelaskan fenomena-fenomena alam maupun sosial yang bisa menuntun kita kepada kebenaran objektif. Pada halaman kategori, temen2 bisa mengakses tulisan-tulisan saya di bidang-bidang dasar tersebut.
Untuk melihat rekam jejak karir saya, temen2 bisa buka di halaman Curriculum Vitae (siapa tahu ada Manajer HRD yang tertarik…??)
Latar Belakang Nge-Blog
Utamanya adalah memperjuangkan kemerdekaan dan menyodorkan kejujuran. Buat saya dua hal di atas plus menerbarkan kemurahan dan keadilan adalah modal utama dalam kehidupan bermasyarakat ini. Sederhana saja koq, yang penting blog hanyalah sarana, apalagi saya pribadi bukan ahli web design.



