Hamba Hukum atau Hamba Keadilan
Posted by Gus Thengil on November 9, 2006
Poltangan, 17 Maret 2006
Seringkali kita mendengar kata-kata supremasi hukum, yaitu suatu konsep tatanan masyarakat yang menghendaki adanya pemberlakuan hukum positif yang mengatur dan melindungi setiap kepentingan dan interaksi antar manusia dan lingkungannya. Dari konsep tersebut jelas yang menjadi kekuasaan tertinggi dalam masyarakat adalah hukum atau bisa disebut bahwa hukum adalah superior dibanding lainnya.
Hal tersebut sering membawa kita pada satu istilah bahwa setiap warga atau anggota masyarakat harus menjadi hamba hukum. Hal itu sebenarnya sangat bagus untuk membentuk tata kelola masyarakat yang bersih dan berwibawa, namun sekarang pertanyaannya adalah hokum seperti apakah yang mesti ditetapkan dan diterapkan karena kalau dilihat dari sisi sumber hokum tentu akan sangat luas dan beragam.
Di dalam dunia ini kita mengenal adanya hukum adat dari berbagai suku bangsa, hokum pidana/ perdata dari berbagai negara seperti : Netherland, France, USA, Arab Saudi, Mesir, serta hukum-hukum yang bersumber dari agama : Islam, Christ, Budha dll. Secara universal kesemuanya adalah sederajat dengan tanpa mempersoalkan masalah kebenaran hakikinya. Namun dalam konteks masyarakat yang sanagat pluralistic, penerapannya tidaklah mudah, untuk itu kalau kita masih ingin hidup secara berdampingan secara sederajat di antara kita yang berbeda-beda ini tentu harus ditelurkan suatu consensus bersama atas produk hokum yang akan diterapkan dalam suatu masyarakat.
Prasyarat utama dari suatu hukum yang dapat diterima semua kalangan adalah adanya unsure “keadilan”, dimana kata adil ini didefinisikan sebagai segala sesuatu yang ditempatkan secara proporsional dan keadilan itu sendiri harus memenuhi unsur-unsur : kebebasan, kesetaraan, dan keseimbangan.
Kita mesti ingat bahwa Sang Pencipta, Allah Yang Maha Kuasa memiliki sifat utama sebagai suatu Zat yang Maha Adil, artinya kita sebagai manusia juga harus bertindak menuju kepada keadilan sosial, untuk itu kita harus menjadi hamba keadilan di atas segalanya di dunia ini.




mujiburrahman said
nice post